Showing posts with label jaringan. Show all posts
Showing posts with label jaringan. Show all posts

Wednesday, July 15, 2015

DATALINK LAYER

PENGERTIAN Datalink Layer
   *Lapisan data-link (data link layer) adalah lapisan kedua dari bawah dalam model OSI, yang dapat melakukan konversi frame-frame jaringan yang berisi data yang dikirimkan menjadi bit-bit mentah agar dapat diproses oleh lapisan fisik.
   *Lapisan ini merupakan lapisan yang akan melakukan transmisi data antara perangkat-perangkat jaringan yang saling berdekatan di dalam sebuah wide area network (WAN), atau antara node di dalam sebuah segmen local area network (LAN) yang sama.

Layanan Dari Datalink Layer
*Data Link   Layer menyediakan sarana untuk bertukar data melalui sebuah media lokal. Data Link 
  Layer melakukan dua layanan dasar :
   *Memungkinkan lapisan atas untuk mengakses media dengan menggunakan teknik seperti framing.
   *Mengendalikan bagaimana data ditempatkan pada media dan diterima dari media menggunakan tek
    nik seperti media access control dan error detection

FRAME LAPISAN DATA LINK
frame merupakan elemen kunci dari setiap protokol Lapisan Data Link. Protokol lapisan DataLink m
embutuhkan informasi kontrol agar protokol bisa berfungsi dengan baik. 
Informasi kontrol bisa berisi :
-      node-node mana yang sedang berkomunikasi
-      kapan komunikasi antara node dimulai dan kapan berhenti
-      kesalahan apa yang terjadi pada waktu node berkomunikasi
-      node mana yang akan berkomunikasi berikutnya 

FRAME LAPISAN DATA LINK
Frame pada Lapisan ini terdiri dari :
- Data – yaitu paket dari Lapisan Network
Header berisi informasi kontrol, seperti pengalamatan, terletak di awal dari PDU
Trailer – berisi informasi kontrol, yang terletak di bagian akhir PDU


DATALINK SUB LAYER
Untuk mendukung variasi fungsi jaringan yang banyak, lapisan Data Link dibagi menjadi 2 sub 
lapisan / sub layer, sub layer atas dan sub layer bawah.

*Sub layer atas menentukan proses software yang menyediakan layanan bagi protokol lapisan Network
*Sub layer bawah menentukan proses akses media yang dilakukan oleh hardware

Logical Link Control :
(LLC) menempatkan informasi pada frame yang mengidentifikasi protokol lapisan Network yang sedang digunakan dalam frame. Informasi ini memungkinkan penggunaan protokol Lapisan Network yang berbeda-beda untuk sama-sama bisa menggunakan interface jaringan dan media yang sama. 

Model OSI dan TCP/IP

Model OSI dan TCP/IP
Model referensi OSI adalah representasi abstrak berlapis, dibuat sebagai pedoman untuk mendesain protokol jaringan. Model OSI membagi proses jaringan menjadi tujuh lapisan logis, masing-masing memiliki fungsi yang unik dan bertugas memberi layanan tertentu serta memiliki protokol – protokol tertentu yang spesifik.

Dalam model ini, informasi dilewatkan dari satu lapisan ke lapisan yang berikutnya, dimulai dari lapisan aplikasi pada host transmisi, dilanjutkan ke lapisan-lapisan di bawahnya hingga ke lapisan fisik, kemudian melewati saluran komunikasi menuju ke host tujuan, di mana informasi tersebut melanjutkan kembali secara hirarki naik dari lapisan terbawah, hingga berakhir di lapisan aplikasi.

Lapisan Aplikasi, Lapisan ke tujuh, adalah lapisan paling atas, baik di model OSI dan model TCP / IP. Ini adalah lapisan yang menyediakan antarmuka antara aplikasi yang kita gunakan untuk berkomunikasi, dengan jaringan yang digunakan, di mana pesan kita ditransmisikan. Protokol lapisan aplikasi digunakan untuk melakukan pertukaran data antara program yang berjalan pada host sumber dan program yang berjalan pada host tujuan. Ada banyak protokol
pada lapisan aplikasi.



Meskipun protokol TCP / IP dibuat sebelum adanya model OSI, fungsi dari lapisan aplikasi model protokol TCP / IP, sangat sesuai jika dibandingkan dengan fungsi-fungsi dari tiga lapisan teratas dari model OSI, yaitu :  Lapisan Application, Presentation dan Session.
Hampir semua protokol lapisan aplikasi dari model TCP/IP dibuat sebelum maraknya perkembangan PC, aplikasi grafis dan obyek-obyek multimedia. Akibatnya, protokol-protokol tersebut sangat sedikit mengimplementasikan fungsi-fungsi lapisan Presentation dan lapisan Session yang ditentukan model OSI.
Lapisan Presentation
Lapisan Presentasi memiliki tiga fungsi utama:
-Pengkodean dan konversi data dari lapisan Aplikasi untuk memastikan data dari perangkat pengirim bisa dimengerti oleh aplikasi yang tepat di perangkat penerima.
-Kompresi data dengan cara yang dapat didekompresi oleh perangkat tujuan.
-Enkripsi data sebelum ditransmisi dan dekripsi data pada saat diterima oleh tujuan.
Implementasi lapisan Presentasi biasanya tidak terkait dengan penggunaan serangkaian protokol tertentu. Contohnya penggunaan standar untuk video dan grafik. Beberapa terkenal standar untuk video adalah QuickTime dan Motion Picture Expert Group (MPEG). QuickTime adalah spesifikasi standar video dan audio untuk Apple Computer, dan MPEG adalah standar umum untuk kompresi video dan format (kode) video.
Sedangkan untuk format gambar grafis yang terkenal adalah Graphics Interchange Format (GIF), Joint Photographic Experts Group (JPEG), dan Tagged Image File Format (TIFF). GIF dan JPEG adalah standar kompresi dan standar pengkodean untuk gambar grafis, dan TIFF adalah format pengkodean standar untuk gambar grafis – tanpa kompresi.
Lapisan Session
Seperti yang tersirat dari namanya, fungsi pada lapisan ini adalah untuk menciptakan dan menjaga dialog antara aplikasi sumber dan aplikasi tujuan. Lapisan Session menangani pertukaran informasi untuk memulai sutau dialog, menjaga agar tetap aktif, dan untuk memulai kembali sesi yang terganggu atau idle untuk jangka waktu yang panjang.
Kebanyakan aplikasi, seperti web browser atau e-mail client, menggabungkan fungsi dari lapisan-lapisan OSI 5, 6 dan 7.



Protokol-protokol lapisan Aplikasi TCP/IP yang dikenal secara luas adalah protokol-protokol yang menyediakan fungsi-fungsi untuk pertukaran informasi dari user. Protokol-protokol ini menetukan format-format data, dan informasi kontrol yang diperlukan dalam komunikasi internet secara umum. Protokolprotokol tersebut antara lain adalah :

-Protokol DNS ( Domain Name Service ) yang digunakan untuk menterjemahkan nama internet menjadi alamat IP
-HTTP ( Hypertext Transfer Protocol ) yang digunakan untuk mentransfer file-file yang membentuk halaman-halaman web dari WWW (world wide web).\
-SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) yang digunakan untuk pengiriman email dan attachment nya.
-telnet, protokol emulasi terminal, digunakan untuk menyediakan akses kontrol suatu host dari host lain yang terkoneksi dengan jaringan

-FTP (File transfer protocol) yang digunakan untuk mentransfer file secara interaktif.

Sunday, July 12, 2015

DASAR KOMUNIKASI Komponen Jaringan









Elemen Komunikasi
Komunikasi dimulai dengan adanya pesan, atau informasi, yang harus dikirim dari satu individu atau perangkat, ke individu atau perangkat lainnya. Orang saling bertukar ide menggunakan banyak metode komunikasi yang berbeda. pengirim. Sumber pesan adalah orang-orang, atau perangkat elektronik, yang perlu mengirim pesan ke orang lain atau perangkat lain. Elemen kedua dari
komunikasi adalah tujuan, atau penerima pesan. Tujuan menerima pesan dan menafsirkannya. Elemen ketiga, yang disebut saluran, terdiri dari media yang menyediakan jalur dimana pesan tersebut dapat melakukan perjalanan dari sumber ke tujuan.
Apabila kita ingin mengkomunikasikan suatu informasi atau pesan yang berupa kata-kata, gambar, video atau suara, pesan tersebut dapat dikirimkan melalui jaringan informasi/data dengan terlebih dahulu dikonversi menjadi bit-bit atau digit-digit biner. Bit-bit tersebut kemudian dikodekan lagi menjadi sinyal yang bisa ditransmisikan melalui media yang tepat. Dalam jaringan komputer,
media itu bisa kabel atau transmisi nirkabel.

Komponen Jaringan
Jalur yang dilalui sebuah pesan dari sumber ke tujuan bisa sesederhana melewati sebuah kabel tunggal yang terhubung antara komputer satu dengan komputer lain, bisa juga sangat kompleks yaitu melewati jaringan yang terbentang di seluruh dunia (internet). Komponen pembentuk infrastruktur jaringan adalah perangkat, media dan servis-servis. Perangkat dan media jaringan disebut juga komponen fisik / hardware dari jaringan, seperti laptop, pc, router, switch, hub, kabel atau udara sebagai media nirkabel.Sedangkan servis-servis/proses-proses adalah program untuk berkomunikasi, disebut juga software, yang berjalan pada perangkat jaringan. Proses menyediakan fungsi-fungsi yang dibutuhkan untuk dapat mengarahkan dan menggerakkan pesan disepanjang jaringan.

End-devices
Perangkat jaringan dapat dibedakan menjadi 2 macam, perangkat akhir (end devices ) dan perangkat perantara ( intermediary devices ). Perangkat jaringan yang banyak berinteraksi dengan user adalah perangkat akhir, dimana perangkat inilah yang membentuk interface antara user dengan jaringan komunikasi.
Beberapa contoh perangkat akhir adalah :
- komputer
- network printer
- telephone voip
- ip camera
- smart phone

Dalam konteks jaringan, perangkat akhir ini sering juga disebut dengan host. Host adalah perangkat yang saling berkomunikasi dalam jaringan. Host dapat berupa perangkat yang mengirimkan ataupun yang menerima pesan yang ditransmisikan di dalam jaringan. Untuk bisa membedakan antara satu host dengan yang lain, masing-masing host diidentifikasi berdasarkan alamat yang dimilikinya. Saat sebuah host memulai komunikasi, dia menggunakan alamat host
tujuan untuk menentukan kemana pesan harus diarahkan. Dalam jaringan modern, host dapat bertindak sebagai klien, server ataupun keduanya. Software yang terinstal di dalam hostlah yang menentukan peranannya sebagai apa di dalam jaringan.

Intermediary devices
Selain perangkat akhir, jaringan juga bergantung pada perangkat perantara ( intermediary devices ) untuk menyediakan konektivitas, dan bertugas bekerja di belakang layar untuk memastikan data dapat berjalan melalui jaringan. Perangkat ini menghubungkan host-host individual ke jaringan dan dapat juga menghubungkan beberapa jaringan yang berbeda untuk membentuk sebuah internetwork.
Contoh perangkat jaringan perantara adalah:
- Network Access Devices (Hub, switch, dan jalur akses nirkabel)
- Internetworking Devices (router)
- Server
- Modem
- Perangkat Keamanan (firewall)

Peranan lain perangkat perantara adalah mengelola data yang sedang
mengalir disepanjang jaringan. Perangkat ini bekerja dengan menggunakan alamat tujuan, bersama dengan informasi tentang interkoneksi jaringan untuk menentukan jalur mana yang seharusnya ditempuh sebuah pesan di dalam jaringan. Proses-proses yang berjalan pada perangkat perantara memiliki fungsifungsi :

- Regenerasi dan memancarkan kembali sinyal data
- mengumpulkan informasi tentang jalur-jalur yang ada dalam jaringan dan internetwork
- memberitahu perangkat lain tentang kesalahan dan kegagalan komunikasi yang terjadi di dalam jaringan
- mengarahkan data menuju jalur alternatif ketika ada kegagalan link
- Mengklasifikasikan dan mengarahkan pesan sesuai dengan prioritas QoS (quality of service)
- Mengizinkan atau menolak aliran data, berdasarkan pengaturan keamanan


Media Jaringan
Komunikasi di dalam jaringan dilakukan menggunakan media. Media menyediakan saluran dimana pesan bisa berjalan dari sumber ke tujuan. Jaringan modern menggunakan tiga jenis media untuk menghubungkan perangkat-perangkat dan menyediakan jalur di mana data dapat ditransmisikan.
Media-media ini adalah:
- kabel logam
- fiber optik
- transmisi nirkabel
Pengkodean sinyal yang harus dilakukan agar pesan dapat ditransmisikan berbeda-beda untuk setiap jenis media. Pada kabel metalik, data dikodekan menjadi impuls listrik yang sesuai dengan pola tertentu. Transmisi serat optic mengandalkan pulsa cahaya, baik dalam spektrum cahaya inframerah atau cahaya tampak (visible light). Dalam transmisi nirkabel, digunakan pola-pola tertentu dari gelombang elektromagnetik untuk menggambarkan nilai bit yang berbeda. Berbagai jenis media jaringan memiliki fitur dan manfaat yang berbeda.

Kriteria untuk memilih media jaringan adalah:
-Jarak tempuh sinyal pada media
-Lingkungan di mana media akan digunakan.
-Jumlah data dan kecepatan yang harus ditransmisikan.
-Biaya